Pada zaman modern ini sudah banyak terlihat bangunan-bangunan yang berdiri memenuhi lahan kota. Bangunan-bangunan yang dimaksud adalah bangunan yang digunakan untuk perdagangan dan jasa yang mana banyak masyarakat yang nantinya akan selalu berdatangan untuk memenuhi segala kebutuhannya misalnya, mall, hotel, restoran, dan lain-lain. yang mana sangat membutuhkan lahan untuk parkir.

Faktanya banyak kota-kota kecil maupun besar yang merupakan pusat kegiatan masyarakat untuk melangsungkan kelangsungan hidupnya, terdapat kasus yang sangat penting yaitu tidak tersedianya lahan parkir. Sehingga masyarakat pun menggunakan jalan dan trotoar sebagai lahan parkir dan menyebabkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Berikut kerugian-kerugian yang dimaksud pada statement di atas yang membahas tentang dampak dari minimnya lahan parkir.

Kondisi parkir di Pasar Tradisional Kota Cilacap

Dokumentasi oleh Nawang A.

Pertama adalah lahan parkir yang kurang atau minim yang menggunakan bagian dari jalan dapat menyebabkan kemacetan. Banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi sehingga membutuhkan jalan yang lebih luas. Jika bagian jalan tersebut digunakan untuk parkir akan menyebabkan kondisi jalan yang padat dan semrawut, sehingga mau tidak mau pengendara harus sabar, berdesak-desakan, menyalakan kendaraan terlalu lama, serta berkendara dengan pelan-pelan atau merayap. Bahkan bisa jadi pengendara yang kebut-kebutan dan tidak melihat adanya kendaraan yang terparkir akan menyebabkan kecelakaan, kejadian tersebut menyebabkan kerugian diri sendiri hingga orang lain.  Tidak hanya itu saja, melainkan juga dapat membuang-buang waktu, tenaga, bahan bakar, banyak polusi, hingga menyebabkan pemanasan global dan terkadang tidak sedikit yang meluapkan emosinya.

Kedua, lahan parkir yang kurang atau minim menggunakan trotoar akan menghilangkan fungsi dari trotoar tersebut yang mana seharusnya digunakan sebagai fasilitas pejalan kaki namun trotoar tersebut digunakan sebagai lahan untuk parkir kendaraan. Hal ini akan sangat mengganggu perjalanan para pejalan kaki sehingga mereka harus turun dari trotoar untuk berjalan. Ini membuat para pejalan kaki tidak nyaman bahkan jika ada pengendara yang mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi juga akan mengancam keselamatan bagi para pejalan kaki. Para pengemudi yang kehilangan kontrol terhadap kendaraannya juga akan menabrak para pejalan kaki.

Kondisi parkir di Trotoar

Sumber: Eusebio Chrysnamurti (Inilah.com)

Oleh karena itu parkir sembarangan sangat merugikan, tidak hanya untuk yang parkir saja melainkan pengguna jalan yang lainnya pun akan merasa terugikan. Maka dari itu pemerintah harus lebih selektif lagi dalam memberikan izin untuk mendirikan usaha yang mana nantinya akan didatangi oleh banyak masyarakat dan membutuhkan tempat untuk memarkirkan kendaraannya agar tidak ada lagi fasilitas-fasilitas publik yang disalah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan kesemrawutan dan keributan di jalan.

 

Andes Trianawati

Anggota Pemuda Tata Ruang

 

Add comment


Security code
Refresh

The Best betting exchange http://f.artbetting.net/
Full reviw on bet365 b.artbetting.net by artbetting.net
www.bigtheme.net