Screening Film dan Diskusi "Apa Kabar Malioboro?"

Jalan yang dipenuhi romantisme,

yang menyimpan banyak cerita,

yang menjadi jalan perantara,

dimana seorang bayi dengan segala kekurangan dan kelebihannya

melewati masa remaja dengan berbagai tantangan,

kemudian mencari jati diri demi menuju puncak tertinggi.

Apa Kabar Malioboro..

 

Sumber gambar: Dokumentasi Petarung 2016

16 April 2016,

Pagi hari di pertengahan Bulan April ini, Komunitas Pemuda Tata Ruang bersama dengan HMT PWK UGM Pramukya Arcapa mengadakan screening film dan diskusi Apa Kabar Malioboro, Dulu, Kini, dan Nanti. Diawali cuplikan video selama 16 menit yang mengajak peserta menelusuri Jalan Malioboro, jalan sepanjang 2 KM dengan berbagai dinamika kegiatan masyarakat didalamnya. Pandangan dari masyarakat yang berkegiatan disana hingga cuplikan wawancara dari ahli perkotaan membuka pemikiran dan wawasan tersendiri mengenai Jalan Malioboro serta fenomena pembangunannya saat ini.  

Petarung Hadiri Forum SKPD Sarana-Prasarana DIY

 

Suasana Forum SKPD Sarpras DIY (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Jumat (23/3), Komunitas Pemuda Tata Ruang berkesempatan menghadiri Forum SKPD Sarana Prasarana Daerah Istimewa Yogyakarta. Forum yang diinisiasi oleh Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) ini merupakan forum pemaparan Rencana Kerja Pembangunan Daerah tahun 2017. Forum ini merupakan tahapan ke-3 dari 8 tahap Musrenbang DIY tahun 2017. Selain Petarung, BKPRD juga mengundang pegawai pemerintah dan komunitas seperti Bike 2 Work Jogja, Forum Komunitas Winongo Asri, Forsidas Gajah Wong, dan lain-lain. Pihak-pihak yang diundang sebagai narasumber Dinas PU-ESDM, Dinas Perhubungan, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Biro Administrasi Pembangunan Daerah.

The Spirit from a City Comes from The Spirit of Youth!

Minggu pagi yang cerah pada 13 Maret 2016 di Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM, dimulailah kegiatan Sekolah Tata Ruang (STRONG) Angkatan pertama. Terdiri dari 25 peserta (14 siswa/i SMA dan 11 mahasiswa) dan sejumlah panitia dari Pemuda Tata Ruang dan Himpunan Mahasiswa Teknik PWK UGM, semangat pemuda-pemudi untuk belajar tata ruang ini dimulai dari pukul 08.00 hingga 16.00 waktu setempat.

Babak Baru Infrastruktur Perkeretaapian Jabodetabek

 

Sumber gambar: Kompetisi Foto #1001wajahkota credit: @FirdaNursya

Selama ini KRL terlambat tiba di stasiun merupakan lagu lama bagi warga Jabodetabek. Apa pasal? Sebab existing railway di Jabodetabek memang merupakan jalur multifungsi antara KRL, kereta penumpang jarak jauh (KPJJ), dan kereta barang. Akibatnya perjalanan KRL perlu bergantian dengan perjalanan kereta non-KRL.

Namun semakin hari jalur multifungsi tersebut menjadi makin tidak efektif untuk perjalanan kereta api. Berdasarkan proyeksi Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, perjalanan kereta api di lintas Jabodetabek diperkirakan mencapai 2.286.369 perjalanan pada 2020, dan tumbuh menjadi 5.340.483 perjalanan pada 2030. Artinya Jabodetabek perlu segera menyediakan jalur khusus bagi KRL, terpisah dengan jalur kereta non-KRL.

The Best betting exchange http://f.artbetting.net/
Full reviw on bet365 b.artbetting.net by artbetting.net
www.bigtheme.net